Adanya Kecurangan, Gelar Pemain Terbaik FIFA Untuk Messi Tidak Sah

Oleh : adminqueen | Pada September 26th, 2019

Polemik terkait penghargaan pemain terbaik dunia FIFA 2019 kembali lagi bermasalah, banyak pihak menuding jika penhargaan ini penuh dengan kecurangan dan kontroversi. Akibatnya, banyak yang menilai jika kemenangan dari Lionel Messi ini sejatinya tidak sah.

Lionel Messi diketahui keluar sebagai pemain terbaik versi FIFA dengan berhasil mengumpulkan 46 suara pemilih. Pemain asal Argentina ini berhasil untuk mengungguli nama Virgil van Dijk, Cristiano Ronaldo dimana keduanya memperoleh suara sebesar 38 dan 36.

Sementara pihak media asal Italia, yakni Tuttosport, juga menilai adanya kecurangan dalam penghargaan ini setelah adanya temuan hal ganjil pada pemilihan tersebut. Media tersebut menilai jika ada sejumlah suara yang masuk, akan tetapi dinilai janggal dan tidak valid.

Bukti ini diperkuat dengan Kapten Nikaragua, Juan Barrera, mengaku jika dirinya tidak menggunakan hak pilih. Anehnya, nama dia tetap masuk dalam daftar pemilih, serta sudah mencoblos nama Lionel Messi.

Hal yang sama juga dialami oleh pelatih asal Sudan, yakni Zdravko Logarusic, juga mempublikasikan keanehan kertas suaranya yang memilih nama Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Kylian Mbappe. Namun kenyataan nya berubah pada daftar rilis FIFA, dimana terpilih nama Lionel Messi, Virgil Van Dijk, dan Sadio Mane.

Hal ini pun dirasakan juga oleh pihak Federasi Sepakbola Mesir atau EFA yang mempertanyakan pemilihan mereka. Pihak EFA bahkan telah mengirim surel ke FIFA untuk meminta penjelasan, kenapa nama Mohamed Salah yang ingin dipilihnya ‘menghilang’ secara misterius dari daftar.

Sementara pihak FIFA, secara resmi telah buka suara terkait isu kecurangan ini melalui jubirnya. FIFA secara keras membantah dan menegaskan jika dokumen yang diterima resmi, terutama dari negara Nikaragua.

“Tentunya kami (FIFA) secara tegas membantah hal ini karena kami secara teliti telah memeriksa dokumen surat suara dari Nikaragua. Apa yang kami peroleh pun tentunya sudah adanya tanda tangan dan cap resmi dari pihak Nikaragua,”ungkap jubir FIFA kepada pihak ESPN.

“Setelah membandingkan dengan lembar suara yang diberikan oleh federasi dan yang kami publikasikan di FIFA.com, kami mengonfirmasi bahwa kami memiliki suara yang benar ditandatangani oleh pemain. Kami meminta Federasi Sepakbola Nikaragua untuk menyelidiki masalah ini.”