Maurizio Sarri : Kekalahan atas Tottenham buat Chelsea Hancur

Oleh : adminqueen | Pada January 8th, 2019

betqueen88 – Chelsea sempat alami kekalahan pahit atas Tottenham dalam pertandingan kelanjutan Premier League pada bulan November kemarin. Disadari sang pelatih, Maurizio Sarri, hasil itu memberi efek negatif pada keadaan psikologis anak asuhannya.

Pada awal musim, Chelsea memang tampil demikian perkasa. Bahkan juga club sekelas Liverpool, yang tengah pimpin perburuan titel Premier League musim ini, tidak dapat mengalahkannya dalam dua pertemuan semasing di liga serta Carabao Cup.

Akan tetapi catatan bagus itu buyar demikian mereka melawat ke markas Tottenham hari Minggu (25/11) dahulu. Melawan pasukan Mauricio Pochettino itu, The Blues roboh dengan score 1-3 karena tindakan Dele Alli, Harry Kane, serta Son Heung-Min. Di hari Rabu (9/1) yang akan datang, Tottenham serta Chelsea akan kembali disandingkan dalam set final Carabao Cup. Mendekati laga, Sarri menuturkan bagaimana kekalahan atas Spurs lantas memberi efek negatif pada beberapa pemainnya.

“Saya mendekati pemain saya di ruangan ubah selesai pertandingan. Mereka hancur. Saya mengerti jika pertandingan menantang Tottenham sangat terpenting buat club, pengagum, dan beberapa pemain,” tutur Sarri seperti yang diambil dari Evening Standar.

“Apakah yang saya jelaskan pada mereka? Mereka cuma butuh mengerti mengapa pertandingan itu berjalan jelek, serta itu begitu gampang sebab video 15 menit awal laga begitu jelas,” sambungnya. Sarri menuturkan jika ada ketidaksamaan mentalitas yang diperlihatkan anak asuhannya waktu menantang Tottenham pada pertandingan itu. Hal tersebut membuat Sarri bersama anak asuhannya sadar jika mereka memang patut untuk kalah.

“Ada ketidaksamaan besar dari sisi mentalitas, agresivitas, dan kemauan jadi semua berasa jelas. Jelas buat saya pun beberapa pemain,” imbuhnya.

Agenda berat tengah menunggu Chelsea dalam arena Carabao Cup musim ini. Bila sukses singkirkan Tottenham, kemungkinan mereka akan berjumpa dengan Manchester City pada set final.

“Sama seperti seperti bermain di Liga Champions, saya fikir. Karena Carabao Cup sangat, sangat susah. Level musuhnya ada di tingkat tinggi,” pungkasnya.