Pemain Dari Manchester City Terancam Kasus Rasial

Oleh : adminqueen | Pada September 23rd, 2019

Salah satu pemain andalan milik dari Manchester City, yakni Bernardo Silva terancam sanksi hukuman setelah dituding melecehkan Benjamin Mendy dalam cuitan Twitter. Sementara pihak dari Kick It Out atau badan anti diskriminasi telah meminta pihak FA untuk melakukan penindakan.

Diketahui tudingan ini bermula saat Bernardo Silva mengunggah gambar di Twitternya pada Minggu (22/9/2019), menyamakan Mendy dengan karakter di sebuah merek permen ‘Conguitos’. Sementara Permen ini beredar di Negara Spanyol dan Portugal.

Namun yang menjadi persoalan karena karakter dalam merek tersebut berwarna kulit hitam. Bernardo Silva dinilai sudah bersikap rasialis terhadap rekan setimnya itu, meskipun niatnya cuma untuk bercanda.

Gelandang yang sehari sebelumnya mencetak hat-trick dalam kemenangan besar 8-0 Manchester City atas Watford ini kemudian menghapus unggahan tersebut. Ia lantas membuat cuitan lain, ‘Bahkan tak bisa bercanda dengan seorang teman sekarang ini..kalian ini..’ sembari membubuhkan emoticon tepok jidat.

“Kami luar biasa kecewa melihat tweet yang diunggah Bernardo Silva. Stereotip rasial tidak pernah diterima sebagai sebuah ejekan bernada gurau dan kami terkejut bahwa seseorang yang merupakan panutan untuk jutaan orang telah gagal memahami sifat diskriminasi dari unggahannya,” ungkap pernyataan Kick It Out.

“FA sudah diberi tahu dan kami yakin tindakan retrospektif harus diambil, termasuk pendidikan wajib, yang mana vital untuk menantang sikap-sikap ofensif seperti ini,” demikian seperti dilansir BBC.

Sementara rekan setim dari Bernardo Silva, yakni Benjamin Mendy justru melihat hal ini sebagai sebuah candaan dan menanggapinya dengan santai. Meskipun demikian, tetap saja aksi candaan ini tetap menimbulkan polemik.

Banyak dari warganet yang malah menilai jika apa yang dilakukan oleh Bernardo Silva dan Benjamin Mendy ini sebuah guyonan dan candaan yang biasanya dilakukan sesama teman dekat. Namun ada sebagian warganet juga menyesalkan aksi candaan pria asal Portugal ini karena menilai candaan ini sudah mengarahkan ke arah rasial.